ngk terasa udah puasa lagi..hahaa..
rasanya waktu tu berjalan begitu cepatnya
perasaan belum lama kemaren puasa ni udah mesti ketemu puasa
senang rasanya bisa puasa lagi berati yg di atas masih memberikan kita umur untuk dapat merasakan indahnya puasa...banyak sekali orang2 sebelum kita yg sangat menginginkan berada dalam kondisi seperti kita sekarang ini..yg dapat merasakan indahnya bulan suci ramadhan...subhanaallah...
di saat-saat puasa seperti ini kita di berikan kesempatan untuk dapat melipat-gandakan iman dan pahala kita kepada sang kuasa...
semoga di bulan yg penuh rahmad ini kita dapat merasakan segala karuni dari sang ilahi....
Jumat, 20 Agustus 2010
Sabtu, 17 Juli 2010
Hidup Ini Indah
banyak hal yg dapat kita lakukan dalam hidup ini...
tinggal bagaimana lagi kita mensukiri apa yg ada di sekita kita..
bukan hanya menyelasi apa yg kita tidak punya.....
terkadang hidup ini penuh dengan intrik dan cobaan...tapi itu lah yg membuat hidup ini lebih bermakna..dan lebih indah
hidup sama dengan cuaca..
disaat langit kelihatan cerah ...tiba2 di selimuti awan hitam.....
dan turun hujan dan badai petir...
dibalik semua itu teryata tuhan ingin tunjukan kita, betapa indahnya pelangi....
banyak dari kita mengeluh dan pasrah dalam menjalani hidup...munkin karena kita kurang mensukuri nikmat yg tuhan berikan untuk kita....kita hanya mengeluh dan mengeluh.......
tampa pernah berusaha bangkit dari keterpurukan itu...
kalau kita berpikir dan memandang kebawah....
betapa beruntungnya kita saat ini...masih dapat makanan yg cukup...pakaian yg layak...rumah yg hangat...dan segala pasilitas yg ada......
coba kita bandingan dengan orang lain yg ada di sekitar kita...terkadang hanya untuk makan saja harus berjuang sekuat tenaga....
tidak ada tempat tinggal di saat terik matahari dan dinginnya malam
tapi mereka tetap tegar dalam menjalani hidup.....
karena hidup ini memang tidak mudah...
tuhan berikan kita hati untuk dapat menerima dan bersukur atas apa yg ia berikan untuk umatnya...
tuhan berikan kita otak untuk berpikir....bagaimana mengunakan sumberdaya yg telah tuhan berikan dengan sebaik2nya....
yg perlu kita ingat tak selamanya langit itu gelap.....
teruslah berusaha untuk menuju tujuan......
tinggal bagaimana lagi kita mensukiri apa yg ada di sekita kita..
bukan hanya menyelasi apa yg kita tidak punya.....
terkadang hidup ini penuh dengan intrik dan cobaan...tapi itu lah yg membuat hidup ini lebih bermakna..dan lebih indah
hidup sama dengan cuaca..
disaat langit kelihatan cerah ...tiba2 di selimuti awan hitam.....
dan turun hujan dan badai petir...
dibalik semua itu teryata tuhan ingin tunjukan kita, betapa indahnya pelangi....
banyak dari kita mengeluh dan pasrah dalam menjalani hidup...munkin karena kita kurang mensukuri nikmat yg tuhan berikan untuk kita....kita hanya mengeluh dan mengeluh.......
tampa pernah berusaha bangkit dari keterpurukan itu...
kalau kita berpikir dan memandang kebawah....
betapa beruntungnya kita saat ini...masih dapat makanan yg cukup...pakaian yg layak...rumah yg hangat...dan segala pasilitas yg ada......
coba kita bandingan dengan orang lain yg ada di sekitar kita...terkadang hanya untuk makan saja harus berjuang sekuat tenaga....
tidak ada tempat tinggal di saat terik matahari dan dinginnya malam
tapi mereka tetap tegar dalam menjalani hidup.....
karena hidup ini memang tidak mudah...
tuhan berikan kita hati untuk dapat menerima dan bersukur atas apa yg ia berikan untuk umatnya...
tuhan berikan kita otak untuk berpikir....bagaimana mengunakan sumberdaya yg telah tuhan berikan dengan sebaik2nya....
yg perlu kita ingat tak selamanya langit itu gelap.....
teruslah berusaha untuk menuju tujuan......
Kamis, 10 Juni 2010
Modal Rp200 Ribu Berbuah Rp200 Juta/Bulan
Erwina Kusmarini tak pernah berpikir menjadi pengusaha. Salah satunya karena harus merawat ibu mertua. Namun, justru itulah yang menjadikannya pengusaha busana muslim sukses.
Pengabdian. Mungkin itulah yang membuat Tuhan membukakan jalan rezeki yang begitu mudah bagi Erwina Kusmarini atau akrab disapa Wiwin. Betapa tidak, saat memutuskan pindah ke Klaten untuk merawat ibu mertuanya yang sepuh dan sakit-sakitan, dia harus rela menanggalkan statusnya sebagai dosen di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).
Pergumulan Wiwin dan suaminya Wahyudi Nasution, yang akrab disapa Yudi, dengan dunia konveksi diawali pada Mei 2004. Waktu itu, pasangan Wiwin dan Yudi memutuskan menetap di Klaten dengan alasan merawat orang tua Yudi yang telah sepuh dan sakit-sakitan.
Ibunda Yudi bernama Asiyah Sahrowardi akhirnya meninggal dunia 1 Februari 2009 pada usia 85 tahun setelah sakit keras selama satu bulan.
Di kota ini, dengan modal sebuah mesin jahit dan uang Rp200 ribu, Wiwin mulai membuka usaha jahit di rumah mertuanya yang terletak di Dusun Kwaon, Desa Jemawan, Kecamatan Jatinom, Klaten, sekira 6 km dari Kota Klaten ke arah Boyolali, Jawa Tengah.
Sebagai usaha baru, apalagi belum dikenal, perjuangan meyakinkan pelanggan agar mau menjahitkan baju di usaha konveksinya diakui Erwina cukup berat.
Terlebih waktu itu dia juga memiliki anak yang masih kecil. Alhasil, urusan jahit-menjahit baru bisa dilakukan setelah semua tugas rumah tangga tuntas. Wiwin baru mulai menjahit sekira pukul 23.00 WIB hingga hari berikutnya.
Setelah magrib, dia baru tidur bersama anaknya, kemudian pukul 23.00 WIB dia bangun dan mulai menjahit lagi. Menjelang Ramadan 2004, dia mendapat pesanan jilbab dari seorang teman. ‘’Waktu itu saya hanya diberi contoh gambar-gambar jilbab Ratih Sang yang katanya sedang tren di Yogya," kenang Wiwin.
Wanita yang juga akrab disapa Bunda ini memperhatikan gambar itu dengan saksama, mempelajari kemungkinan potongan dan jahitannya. Lalu, dia mencoba mewujudkan gambar-gambar itu.
Ada 10 jilbab yang dipesan waktu itu. Erwina harus putar otak mencari modal untuk membeli kain. Akhirnya, dia meminjam uang sebesar Rp200 ribu pada Budenya. Setelah jilbab jadi, Wiwin mendapatkan uang sebesar Rp250 ribu.
"Saya langsung mengembalikan uang Bude dan yang Rp50 ribu saya belikan kain untuk membuat jilbab lagi,” ungkap alumnus Fakultas Sastra Universitas Gadjah Mada ini.
Setelah itu, pesanan mengalir. Pasangan ini pun terpaksa harus bekerja hingga larut malam menjelang pagi. Kerja keras itu mereka lakoni hingga lima bulan. “Baru setelah itu kami mampu merekrut seorang karyawan dan kami juga dapat pinjaman mesin obras,” papar Wiwin.
Kini, setelah enam tahun dirintis, usaha konveksi dengan nama merek dagang Bunda Collection itu telah mampu memproduksi 3.200-4.000 jilbab dengan omzet Rp200 juta per bulan dan jumlah pekerja harian 80 orang, belum termasuk 100 pekerja borongan lainnya.
Produk Bunda Collection dapat dijumpai pada beberapa butik di Bandung, Jakarta, Yogyakarta, Solo, Semarang, Boyolali, Bukittinggi, dan lain-lain. Melalui agen di Bandung, produk jilbab Bunda Collection bahkan telah menemukan pasar di Australia, Singapura, Malaysia, dan Brunei Darussalam.
”Jika ada merek jilbab Bunda Collection Anda temui di toko-toko atau pasar-pasar itu adalah brand usaha kami,” terang Wiwin tentang sukses usahanya.
Salah satu keunggulan Bunda Collection hingga diterima pasar dan mampu bersaing dengan merek lain yang sudah ada di pasar-pasar terletak pada orisinalitas desain, pilihan bahan, dan komposisi warnanya yang padu. Kekuatan lainnya juga terletak pada keunikan aksen-aksennya (sulam benang, sulam pita, payet, bunga-bunga aplikasi, dan lain sebagainya).
Hasil sentuhan tangan terampil (hand-made) dari 80 tenaga kerja membuat produk Bunda Collection tampak unik sehingga para pemakainya dapat tampil lebih anggun, cantik, dan “beda”.
“Desain, pemilihan warna, dan pembelian bahan ditangani saya,” tutur Wiwin. Selain jilbab, Bunda Collection juga memproduksi mukena, bandana, dan berbagai aksesori busana muslim.
Setiap mukena produksi Bunda Collection dipasarkan dengan harga Rp55 ribu-Rp140 ribu per satuan. Adapun untuk jilbab harganya berkisar antara Rp35 ribu-Rp95 ribu per potong. Sekira 20 persen merupakan margin keuntungan.
Kendati begitu, Yudi mengaku bahwa sebagian besar keuntungan tersebut masih dipakai untuk mengangsur kredit yang sempat dipergunakan sebagai modal usaha. “Kami dapat pinjaman Rp225 juta dari BNI Syariah selama tiga tahun,” katanya.
Dengan semakin memasyarakatnya pakaian muslim, Wiwin dan Yudi berkeinginan terus memajukan usahanya. Jika awalnya Wiwin hanya memfokuskan pada pembuatan jilbab dan bandana, pada 2008 dia mulai memproduksi mukena dewasa dan anak-anak.
2010 ini dia mulai memproduksi busana muslimah berciri khas modifikasi lurik Klaten dan daur ulang sampah plastik. ”Tapi ikon kami tetap jilbab cantik,” katanya.
Selain itu, mereka juga berencana membuat workshop dan membeli mesin. Tujuannya, selain untuk membesarkan usaha, langkah ini juga sebagai langkah awal dari impiannya untuk menjadikan Jatinom, Klaten, sebagai sentra busana muslim.
“Saya memimpikan desa kami jadi sentra produksi busana muslim. Dengan begitu, kami bisa membantu mengatasi persoalan pengangguran di Klaten,” Yudi mengungkapkan cita-citanya.
Untuk bisa mewujudkan rencananya itu,Yudi memperkirakan dibutuhkan modal hingga lebih dari Rp1 miliar. Namun, lagi-lagi modal menjadi persoalan. “Kami tak punya aset untuk diagunkan. Aset kami paling berharga hanyalah SDM (sumber daya manusia),” kata Yudi.
Di tengah kisah sukses yang diraihnya saat ini, Wiwin mengaku kerap tak kuasa menitikkan air mata ketika melihat ke belakang. Waktu mereka pindah, suaminya yang seorang seniman juga baru saja melepas pekerjaannya. Banyak juga yang menyangsikan keputusannya.” Tapi,Tuhan memang punya skenario sendiri,” tuturnya.
Pengabdian. Mungkin itulah yang membuat Tuhan membukakan jalan rezeki yang begitu mudah bagi Erwina Kusmarini atau akrab disapa Wiwin. Betapa tidak, saat memutuskan pindah ke Klaten untuk merawat ibu mertuanya yang sepuh dan sakit-sakitan, dia harus rela menanggalkan statusnya sebagai dosen di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).
Pergumulan Wiwin dan suaminya Wahyudi Nasution, yang akrab disapa Yudi, dengan dunia konveksi diawali pada Mei 2004. Waktu itu, pasangan Wiwin dan Yudi memutuskan menetap di Klaten dengan alasan merawat orang tua Yudi yang telah sepuh dan sakit-sakitan.
Ibunda Yudi bernama Asiyah Sahrowardi akhirnya meninggal dunia 1 Februari 2009 pada usia 85 tahun setelah sakit keras selama satu bulan.
Di kota ini, dengan modal sebuah mesin jahit dan uang Rp200 ribu, Wiwin mulai membuka usaha jahit di rumah mertuanya yang terletak di Dusun Kwaon, Desa Jemawan, Kecamatan Jatinom, Klaten, sekira 6 km dari Kota Klaten ke arah Boyolali, Jawa Tengah.
Sebagai usaha baru, apalagi belum dikenal, perjuangan meyakinkan pelanggan agar mau menjahitkan baju di usaha konveksinya diakui Erwina cukup berat.
Terlebih waktu itu dia juga memiliki anak yang masih kecil. Alhasil, urusan jahit-menjahit baru bisa dilakukan setelah semua tugas rumah tangga tuntas. Wiwin baru mulai menjahit sekira pukul 23.00 WIB hingga hari berikutnya.
Setelah magrib, dia baru tidur bersama anaknya, kemudian pukul 23.00 WIB dia bangun dan mulai menjahit lagi. Menjelang Ramadan 2004, dia mendapat pesanan jilbab dari seorang teman. ‘’Waktu itu saya hanya diberi contoh gambar-gambar jilbab Ratih Sang yang katanya sedang tren di Yogya," kenang Wiwin.
Wanita yang juga akrab disapa Bunda ini memperhatikan gambar itu dengan saksama, mempelajari kemungkinan potongan dan jahitannya. Lalu, dia mencoba mewujudkan gambar-gambar itu.
Ada 10 jilbab yang dipesan waktu itu. Erwina harus putar otak mencari modal untuk membeli kain. Akhirnya, dia meminjam uang sebesar Rp200 ribu pada Budenya. Setelah jilbab jadi, Wiwin mendapatkan uang sebesar Rp250 ribu.
"Saya langsung mengembalikan uang Bude dan yang Rp50 ribu saya belikan kain untuk membuat jilbab lagi,” ungkap alumnus Fakultas Sastra Universitas Gadjah Mada ini.
Setelah itu, pesanan mengalir. Pasangan ini pun terpaksa harus bekerja hingga larut malam menjelang pagi. Kerja keras itu mereka lakoni hingga lima bulan. “Baru setelah itu kami mampu merekrut seorang karyawan dan kami juga dapat pinjaman mesin obras,” papar Wiwin.
Kini, setelah enam tahun dirintis, usaha konveksi dengan nama merek dagang Bunda Collection itu telah mampu memproduksi 3.200-4.000 jilbab dengan omzet Rp200 juta per bulan dan jumlah pekerja harian 80 orang, belum termasuk 100 pekerja borongan lainnya.
Produk Bunda Collection dapat dijumpai pada beberapa butik di Bandung, Jakarta, Yogyakarta, Solo, Semarang, Boyolali, Bukittinggi, dan lain-lain. Melalui agen di Bandung, produk jilbab Bunda Collection bahkan telah menemukan pasar di Australia, Singapura, Malaysia, dan Brunei Darussalam.
”Jika ada merek jilbab Bunda Collection Anda temui di toko-toko atau pasar-pasar itu adalah brand usaha kami,” terang Wiwin tentang sukses usahanya.
Salah satu keunggulan Bunda Collection hingga diterima pasar dan mampu bersaing dengan merek lain yang sudah ada di pasar-pasar terletak pada orisinalitas desain, pilihan bahan, dan komposisi warnanya yang padu. Kekuatan lainnya juga terletak pada keunikan aksen-aksennya (sulam benang, sulam pita, payet, bunga-bunga aplikasi, dan lain sebagainya).
Hasil sentuhan tangan terampil (hand-made) dari 80 tenaga kerja membuat produk Bunda Collection tampak unik sehingga para pemakainya dapat tampil lebih anggun, cantik, dan “beda”.
“Desain, pemilihan warna, dan pembelian bahan ditangani saya,” tutur Wiwin. Selain jilbab, Bunda Collection juga memproduksi mukena, bandana, dan berbagai aksesori busana muslim.
Setiap mukena produksi Bunda Collection dipasarkan dengan harga Rp55 ribu-Rp140 ribu per satuan. Adapun untuk jilbab harganya berkisar antara Rp35 ribu-Rp95 ribu per potong. Sekira 20 persen merupakan margin keuntungan.
Kendati begitu, Yudi mengaku bahwa sebagian besar keuntungan tersebut masih dipakai untuk mengangsur kredit yang sempat dipergunakan sebagai modal usaha. “Kami dapat pinjaman Rp225 juta dari BNI Syariah selama tiga tahun,” katanya.
Dengan semakin memasyarakatnya pakaian muslim, Wiwin dan Yudi berkeinginan terus memajukan usahanya. Jika awalnya Wiwin hanya memfokuskan pada pembuatan jilbab dan bandana, pada 2008 dia mulai memproduksi mukena dewasa dan anak-anak.
2010 ini dia mulai memproduksi busana muslimah berciri khas modifikasi lurik Klaten dan daur ulang sampah plastik. ”Tapi ikon kami tetap jilbab cantik,” katanya.
Selain itu, mereka juga berencana membuat workshop dan membeli mesin. Tujuannya, selain untuk membesarkan usaha, langkah ini juga sebagai langkah awal dari impiannya untuk menjadikan Jatinom, Klaten, sebagai sentra busana muslim.
“Saya memimpikan desa kami jadi sentra produksi busana muslim. Dengan begitu, kami bisa membantu mengatasi persoalan pengangguran di Klaten,” Yudi mengungkapkan cita-citanya.
Untuk bisa mewujudkan rencananya itu,Yudi memperkirakan dibutuhkan modal hingga lebih dari Rp1 miliar. Namun, lagi-lagi modal menjadi persoalan. “Kami tak punya aset untuk diagunkan. Aset kami paling berharga hanyalah SDM (sumber daya manusia),” kata Yudi.
Di tengah kisah sukses yang diraihnya saat ini, Wiwin mengaku kerap tak kuasa menitikkan air mata ketika melihat ke belakang. Waktu mereka pindah, suaminya yang seorang seniman juga baru saja melepas pekerjaannya. Banyak juga yang menyangsikan keputusannya.” Tapi,Tuhan memang punya skenario sendiri,” tuturnya.
Sabtu, 29 Mei 2010
Masa Kini Adalah Pemungkin Masa Depan Anda
Ada orang yang mengumpulkan dan membawa puing-puing kegagalannya di masa lalu, untuk menghalangi perjalanannya ke masa depan.
Yang terjadi di masa lalu adalah pelajaran bagi penguatan Anda hari ini.
Anda tidak boleh menggunakannya sebagai pelemah upaya Anda hari ini.
Jadilah pribadi yang memudahkan tercapainya masa depan yang baik.
Ingatlah, bahwa
Masa kini yang baik adalah pemungkin bagi masa depan yang baik, yang akan menjadi pemaaf bagi masa lalu yang seperti apa pun.
...........
Sahabat saya yang super,
Mudah-mudahan hari ini Tuhan menghadiahkan ketegasan yang Anda butuhkan untuk menyingkirkan pikiran dan perasaan yang tidak berpihak kepada keberhasilan Anda, dan menguatkan Anda untuk tegas mengutamakan sikap dan tindakan yang sudah Anda ketahui sebagai yang penting.
Keberhasilan Anda hari ini adalah kemampuan lebih besar yang Anda butuhkan untuk berhasil lebih baik lagi besok.
Mudah-mudahan hati Anda digembirakan dengan pengertian yang membuka kemungkinan-kemungkinan baru bagi Anda.
Yang terjadi di masa lalu adalah pelajaran bagi penguatan Anda hari ini.
Anda tidak boleh menggunakannya sebagai pelemah upaya Anda hari ini.
Jadilah pribadi yang memudahkan tercapainya masa depan yang baik.
Ingatlah, bahwa
Masa kini yang baik adalah pemungkin bagi masa depan yang baik, yang akan menjadi pemaaf bagi masa lalu yang seperti apa pun.
...........
Sahabat saya yang super,
Mudah-mudahan hari ini Tuhan menghadiahkan ketegasan yang Anda butuhkan untuk menyingkirkan pikiran dan perasaan yang tidak berpihak kepada keberhasilan Anda, dan menguatkan Anda untuk tegas mengutamakan sikap dan tindakan yang sudah Anda ketahui sebagai yang penting.
Keberhasilan Anda hari ini adalah kemampuan lebih besar yang Anda butuhkan untuk berhasil lebih baik lagi besok.
Mudah-mudahan hati Anda digembirakan dengan pengertian yang membuka kemungkinan-kemungkinan baru bagi Anda.
Jumat, 28 Mei 2010
Putaran Waktu
Alkisah, ada seorang pelajar di sebuah desa kecil, yang memiliki cita-cita sebagai pegawai pemerintah. Demi mewujudkan cita-citanya, dia berangkat ke ibu kota untuk menempuh ujian negara.
Di sela perjalanan yang jauh dan melelahkan, si pelajar berhenti sejenak melepas lelah. Tak lama ia pun terbawa dalam lamunan. Muncul perasaan was-was terhadap kemampuan dirinya dan sesaat kemudian dia membayangkan seandainya bisa diterima sebagai pegawai pemerintah. Di tengah asyiknya melamun, tiba-tiba seorang kakek berdiri di hadapannya menyapa: "Hai anak muda, engkau tampak bukan orang dari sini. Hendak ke mana?"
"Saya hendak ke ibu kota Kek, mengikuti ujian negara."
"Kakek perhatikan dari tadi, apa yang sedang kamu lamunkan?"
Mereka pun terlibat pembicaraan seru.
Setelah bertukar pikiran, tiba-tiba sang kakek mengeluarkan suatu benda dari sakunya. Lalu, ia memberikannya kepada si pelajar sambil berkata, "Mungkin ini yang kau perlukan, Nak!"
"Sebuah gasing? Bagaimana sebuah gasing dapat mewujudkan cita-cita saya, Kek?" tanya si pemuda keheranan.
Sang kakek menjawab, "Nak, ini adalah gasing waktu. Jika kamu memutar gasing ini ke kanan, maka kamu akan sampai pada saat dan keadaan yang seperti kamu inginkan." Setelah si pelajar menerima gasing, si kakek pun berlalu pergi.
Merasa aneh, si pelajar segera mencoba kebenaran ucapan sang kakek. Sambil membayangkan keberhasilan dirinya lulus ujian negara, ia memutar gasing ke kanan. Dan tiba-tiba, si pelajar mendapati dirinya berada di depan papan pengumuman ujian negara dan namanya tercantum pada pengumuman kelulusan. Ia sangat gembira. Namun kegembiraannya tidaklah bertahan lama. Muncul perasaan tidak sabar untuk segera bisa bekerja di pemerintahan. Maka ia pun kembali memutar gasingnya ke kanan dan dalam sekejap si pelajar sudah berada pada pekerjaannya di kantor pemerintahan.
Kenikmatan sebagai pegawai pemerintahan juga tidak bertahan lama. Timbul keinginan yang lebih, yaitu sebagai pejabat tinggi pemerintah. Maka segera dia pun kembali memutar gasingnya. Dan pada saat itu juga ia berada pada posisi yang diinginkannya. Kini, ia memutar gasing untuk mempercepat waktu dan menghindari kesulitan dalam mencapai cita-cita telah menjadi kebiasaan si pelajar.
Secepat gasing berputar, si pelajar pun berubah menjadi tua dan menjelang ajal. Ada penyesalan dalam dirinya, "Betapa singkat dan hambarnya kehidupanku! Alangkah baiknya jika putaran gasing ini dapat mengembalikan aku pada masa lalu.."
Dalam kondisi putus asa sang pelajar memutar gasing ke arah yang berlawanan yaitu ke arah kiri. Dan tiba-tiba dia pun terbangun dari tidurnya! Eh, ternyata peristiwa semua tadi hanya mimpi belaka.
Sejenak, si pelajar merasa senang dan bersyukur bahwa semua itu cuma mimpi. Dia pun berjanji pada dirinya sendiri, akan tetap berusaha dan menikmati setiap proses perjuangan untuk mencapai apa yang menjadi cita-citanya.
Pembaca yang luar biasa,
Dalam meraih cita-cita, seringkali kita tidak sabar menghadapi berbagai tantangan dan kesulitan. Kita bernafsu meraih kesuksesan atau kekayaan dengan cepat dan singkat. Memang seperti filosofi sukses saya, "Sukses adalah Hak Saya!" Akan tetapi, perlu diingat: untuk meraih setiap kesuksesan, kita harus siap bayar harga, siap berjerih payah, dan tidak melanggar hukum moral. Jangan takut pada halangan yang menghadang, siap berjuang dan keluar keringat! Karena sesungguhnya, kenikmatan kesuksesan justru berada pada nilai proses perjuangan yang kita lakukan.
Salam sukses, luar biasa!!
Di sela perjalanan yang jauh dan melelahkan, si pelajar berhenti sejenak melepas lelah. Tak lama ia pun terbawa dalam lamunan. Muncul perasaan was-was terhadap kemampuan dirinya dan sesaat kemudian dia membayangkan seandainya bisa diterima sebagai pegawai pemerintah. Di tengah asyiknya melamun, tiba-tiba seorang kakek berdiri di hadapannya menyapa: "Hai anak muda, engkau tampak bukan orang dari sini. Hendak ke mana?"
"Saya hendak ke ibu kota Kek, mengikuti ujian negara."
"Kakek perhatikan dari tadi, apa yang sedang kamu lamunkan?"
Mereka pun terlibat pembicaraan seru.
Setelah bertukar pikiran, tiba-tiba sang kakek mengeluarkan suatu benda dari sakunya. Lalu, ia memberikannya kepada si pelajar sambil berkata, "Mungkin ini yang kau perlukan, Nak!"
"Sebuah gasing? Bagaimana sebuah gasing dapat mewujudkan cita-cita saya, Kek?" tanya si pemuda keheranan.
Sang kakek menjawab, "Nak, ini adalah gasing waktu. Jika kamu memutar gasing ini ke kanan, maka kamu akan sampai pada saat dan keadaan yang seperti kamu inginkan." Setelah si pelajar menerima gasing, si kakek pun berlalu pergi.
Merasa aneh, si pelajar segera mencoba kebenaran ucapan sang kakek. Sambil membayangkan keberhasilan dirinya lulus ujian negara, ia memutar gasing ke kanan. Dan tiba-tiba, si pelajar mendapati dirinya berada di depan papan pengumuman ujian negara dan namanya tercantum pada pengumuman kelulusan. Ia sangat gembira. Namun kegembiraannya tidaklah bertahan lama. Muncul perasaan tidak sabar untuk segera bisa bekerja di pemerintahan. Maka ia pun kembali memutar gasingnya ke kanan dan dalam sekejap si pelajar sudah berada pada pekerjaannya di kantor pemerintahan.
Kenikmatan sebagai pegawai pemerintahan juga tidak bertahan lama. Timbul keinginan yang lebih, yaitu sebagai pejabat tinggi pemerintah. Maka segera dia pun kembali memutar gasingnya. Dan pada saat itu juga ia berada pada posisi yang diinginkannya. Kini, ia memutar gasing untuk mempercepat waktu dan menghindari kesulitan dalam mencapai cita-cita telah menjadi kebiasaan si pelajar.
Secepat gasing berputar, si pelajar pun berubah menjadi tua dan menjelang ajal. Ada penyesalan dalam dirinya, "Betapa singkat dan hambarnya kehidupanku! Alangkah baiknya jika putaran gasing ini dapat mengembalikan aku pada masa lalu.."
Dalam kondisi putus asa sang pelajar memutar gasing ke arah yang berlawanan yaitu ke arah kiri. Dan tiba-tiba dia pun terbangun dari tidurnya! Eh, ternyata peristiwa semua tadi hanya mimpi belaka.
Sejenak, si pelajar merasa senang dan bersyukur bahwa semua itu cuma mimpi. Dia pun berjanji pada dirinya sendiri, akan tetap berusaha dan menikmati setiap proses perjuangan untuk mencapai apa yang menjadi cita-citanya.
Pembaca yang luar biasa,
Dalam meraih cita-cita, seringkali kita tidak sabar menghadapi berbagai tantangan dan kesulitan. Kita bernafsu meraih kesuksesan atau kekayaan dengan cepat dan singkat. Memang seperti filosofi sukses saya, "Sukses adalah Hak Saya!" Akan tetapi, perlu diingat: untuk meraih setiap kesuksesan, kita harus siap bayar harga, siap berjerih payah, dan tidak melanggar hukum moral. Jangan takut pada halangan yang menghadang, siap berjuang dan keluar keringat! Karena sesungguhnya, kenikmatan kesuksesan justru berada pada nilai proses perjuangan yang kita lakukan.
Salam sukses, luar biasa!!
Proses Perjuangan
Filosofi saya adalah Success is My Right. Sukses adalah hak saya. Sukses juga hak Anda. Sukses adalah hak siapa saja yang mau dan berani memperjuangkannya.
Akan tetapi tak ada jalan pintas untuk sukses sejati. Bila fokus pikiran kita dipenuhi keinginan mencapai sukses secara singkat, maka langkah yang kita ambil bisa cenderung negatif. Bisa menghalalkan semua cara, melanggar hukum, bahkan tega mencelakai siapa pun yang mencoba menghalangi demi memperoleh sukses secara instan. Bahkan, dengan jalan pintas hidup justru jadi tidak terasa nikmat. Hidup akan terlalu cepat mencapai tujuan.
Seperti yang saya gambarkan pada ilustrasi cerita pada talkshow tadi pagi di jaringan Radio Sonora, seorang anak muda mendapatkan gasing dari seorang kakek yang bisa memutar waktu. Jika diputar ke kanan waktu akan bergerak ke depan. Jika diputar ke kiri waktu akan bergerak ke belakang. Ia terus memutar waktu ke depan untuk segera tiba pada kondisi yang dicita-citakannya. Makin sering ia memutar gasing ke kanan, makin cepat sampai pada satu keadaan yang diinginkan. Namun tanpa disadarinya ia pun makin cepat tua. Ternyata terlalu cepat meloncat ke masa depan untuk meraih segala keinginannya membuat hidupnya hambar dan tak berarti. Tak ada lagi kenikmatan hidup.
Teman-teman yang luar biasa!
Dalam kehidupan nyata kita pun sering melihat orang-orang yang ingin cepat meraih apa yang dicita-citakannya tanpa melalui proses yang benar. Mereka melakukannya dengan menghalalkan segala cara. Ada orang yang ingin cepat kaya lalu melakukan korupsi. Ada orang yang ingin cepat mendapat gelar doktor dengan predikat cum laude atau lulusan terbaik, lalu menyadur hasil karya orang lain dari luar negeri. Pada tahap awal ia bisa lulus sesuai dengan apa yang diinginkannya. Namun dunia tidak tidur. Apalagi di zaman internet sekarang ini di mana informasi seluruh dunia sudah menyatu. Tak perlu lama ia pun ketahuan kalau disertasinya adalah hasil plagiat. Kita baru-baru ini membaca beritanya di mana-mana.
Begitu pun dengan koruptor tadi. Ia mungkin bisa mencapai kekayaan yang diinginkannya. Namun ketidaknormalan kekayaan itu mudah diketahui. Lalu diusut yang akhirnya ketahuan kalau dia korupsi. Ia kemudian digiring ke penjara. Sungguh ironis hidupnya, di masa tuanya ia justru tak menikmati kekayaannya.
Karena itu, teman-teman, jangan menghindari proses hidup kendatipun itu pahit. Ikuti tahap-tahapan meraih sukses itu dengan baik, sesuai norma dan aturan, kerjakan dengan antusias, lakukan dengan gigih, dan jangan mudah menyerah. Sesungguhnya kenikmatan kesuksesan justru berada pada nilai proses perjuangan yang kita lakukan.
Setuju? Salam sukses luar biasa!
Akan tetapi tak ada jalan pintas untuk sukses sejati. Bila fokus pikiran kita dipenuhi keinginan mencapai sukses secara singkat, maka langkah yang kita ambil bisa cenderung negatif. Bisa menghalalkan semua cara, melanggar hukum, bahkan tega mencelakai siapa pun yang mencoba menghalangi demi memperoleh sukses secara instan. Bahkan, dengan jalan pintas hidup justru jadi tidak terasa nikmat. Hidup akan terlalu cepat mencapai tujuan.
Seperti yang saya gambarkan pada ilustrasi cerita pada talkshow tadi pagi di jaringan Radio Sonora, seorang anak muda mendapatkan gasing dari seorang kakek yang bisa memutar waktu. Jika diputar ke kanan waktu akan bergerak ke depan. Jika diputar ke kiri waktu akan bergerak ke belakang. Ia terus memutar waktu ke depan untuk segera tiba pada kondisi yang dicita-citakannya. Makin sering ia memutar gasing ke kanan, makin cepat sampai pada satu keadaan yang diinginkan. Namun tanpa disadarinya ia pun makin cepat tua. Ternyata terlalu cepat meloncat ke masa depan untuk meraih segala keinginannya membuat hidupnya hambar dan tak berarti. Tak ada lagi kenikmatan hidup.
Teman-teman yang luar biasa!
Dalam kehidupan nyata kita pun sering melihat orang-orang yang ingin cepat meraih apa yang dicita-citakannya tanpa melalui proses yang benar. Mereka melakukannya dengan menghalalkan segala cara. Ada orang yang ingin cepat kaya lalu melakukan korupsi. Ada orang yang ingin cepat mendapat gelar doktor dengan predikat cum laude atau lulusan terbaik, lalu menyadur hasil karya orang lain dari luar negeri. Pada tahap awal ia bisa lulus sesuai dengan apa yang diinginkannya. Namun dunia tidak tidur. Apalagi di zaman internet sekarang ini di mana informasi seluruh dunia sudah menyatu. Tak perlu lama ia pun ketahuan kalau disertasinya adalah hasil plagiat. Kita baru-baru ini membaca beritanya di mana-mana.
Begitu pun dengan koruptor tadi. Ia mungkin bisa mencapai kekayaan yang diinginkannya. Namun ketidaknormalan kekayaan itu mudah diketahui. Lalu diusut yang akhirnya ketahuan kalau dia korupsi. Ia kemudian digiring ke penjara. Sungguh ironis hidupnya, di masa tuanya ia justru tak menikmati kekayaannya.
Karena itu, teman-teman, jangan menghindari proses hidup kendatipun itu pahit. Ikuti tahap-tahapan meraih sukses itu dengan baik, sesuai norma dan aturan, kerjakan dengan antusias, lakukan dengan gigih, dan jangan mudah menyerah. Sesungguhnya kenikmatan kesuksesan justru berada pada nilai proses perjuangan yang kita lakukan.
Setuju? Salam sukses luar biasa!
Rabu, 14 April 2010
memulai untuk berhenti merokok
haduh.........berat banget mlm ni....karena malam ni malam pertama gw untuk berhenti merokok...pusing juga y teryata.....tak terasa rokok sudah menjadi bagian dari hidupku...sehari aku bisa menghabiskan 1 s/d 1.5 rokok...law dirupiahkan sama dengan 15rb......
kalau di kali 30 hari sama dengan 450rb....(wah lebih dari separoh uang kirimanku)untung aja banyak juga teman yg ngerokok....jadi ndk mesti beli mulu....tapi law dipikir-pikir apa sih untungnya merokok itu...
hahaha konyol juga....
cuma membakar rokok....terus menghisap asapnya...terus di hembuskan....sudah itu dibuang dan tak berarti....(dimana sisi kegunaannya?)
itu juga yg menjadi pertanyaanku....yg ku anggap sepele.....
dan tak kupikirkan....ternyata adalah kunci rahasia untuk keluar dari jeratan rokok...hahhahaha....
lagi pula selama aku merokok belum ada aku mendapat kontrobusi dari merokok ini......
mungkin dengan berhenti merokok ini ada hikmahnya....
mudahan dengan perubahan kecil ini.....dapat memberi perubahan untuk hidup kecilku ini.......
kalau di kali 30 hari sama dengan 450rb....(wah lebih dari separoh uang kirimanku)untung aja banyak juga teman yg ngerokok....jadi ndk mesti beli mulu....tapi law dipikir-pikir apa sih untungnya merokok itu...
hahaha konyol juga....
cuma membakar rokok....terus menghisap asapnya...terus di hembuskan....sudah itu dibuang dan tak berarti....(dimana sisi kegunaannya?)
itu juga yg menjadi pertanyaanku....yg ku anggap sepele.....
dan tak kupikirkan....ternyata adalah kunci rahasia untuk keluar dari jeratan rokok...hahhahaha....
lagi pula selama aku merokok belum ada aku mendapat kontrobusi dari merokok ini......
mungkin dengan berhenti merokok ini ada hikmahnya....
mudahan dengan perubahan kecil ini.....dapat memberi perubahan untuk hidup kecilku ini.......
Selasa, 13 April 2010
speedy gangguan
duh....kenapa aja malam ini......speedy gangguan...teman2 yg mau ol di net pada ngomel2 semua...fb-nya bisa di buka....gw binggung juga mau ngomong apa...hahhaaiiiiiiiiiiiiii...............
gila y...orang ngk bisa buka fb beberapa jam aja....udah kaya orang sakau....kasian banget y.....mungkin sekarang fb tu bukan cuma gaya hidup aja....tapi udah jadi kebutuhan idup (mungkin suatu saat nanti fb bisa ngantiin nasi...hahahiiiiii)
jujur aja....dari sekian banyak jejaringan sosial yg gw punya....mulai dari freindster.....migg33...myspace....bebbo.....tagget.....twitter....yg paling berpengaruh bgt tuk hidup gw y tetap facebook....gw udah nganggap fb ni udah kaya rokok...law ngk dibuka tu rasa gimana gituh......
kaya ada sesuatu yg hilang dari hidup gw...kwkwkwkkwkwkkwkw....
ni contoh law yg namanya era informasi yg berlebihan......tapi bagus juga sih....dengan adanya fb....net gw jadi lumayan rame.....dulu demam freindster gk gini2 amat........sekarang tu law orang (khususnya remaja) ngk punya fb di bilang jadul lah....gaptek lah...gak gaul-lah....haduh.....haduh...haduh....gila banget deh.....
dari anak kecil sampai kakek2 yg udah masuk usia pensiun tau yg namanya fb.....
diliat dari kegunaan nya ni fb punya dua pandangan negatif n positif....lu mungkin punya presepsi sendiri tentang ini semua.....yg ngk perlu gw jelasin....tapi bagi gw....gw orang yg pro dengan fb.....soalnya dari fb gw bisa dapat teman baru....kerjaan...dapat uang....(pacar juga pernah)
thanks banget buat mark zuckerberg yg udah punya ide untuk buat fb....hahhaiiiii...
(n_n)
Senin, 12 April 2010
lebih baik luka dari pada sakit gigi
waduh.....gila
udah kaya lagu D'Nasib
(gigi ini membunuhku)
wah udah hampir seminggu ini sakit gigi....menderita banget,makan ngk enak...tidur ndk tenang....didiamin makinngeyel...haduh...duh...duh..duh...O.....O.....O.....(udah kaya lagu dangdut aja)
hehehhehehhe.......^_^
law udah kaya gini pengen banget nyalahkan ayah meggy Z yg nyanyiin lagu yg kira-kira liriknya kaya gini........lebih baik sakit gigi dari pada sakit hati biar tak mengapa.....(wah ni lagu 100% bohong banget....)
law gw mendingang patah tulang dari pada sakit gigi....panas ngk bisa melawan...sungguh teganya....teganya.... teganya.... teganya.... teganya.... teganya.... teganya.... teganya.... teganya....
pada diriku....hahahahhaiiiiiiiiiiiiii........
udah banyak literatur yg gw searcing di internet tentang obat sakit gigi....dah yg medis sampai yg tradisonal...hasilnya nihill....apa sakit gigi gw dah sampai stadium akhir y (duh.....amit...amit....cebang baby)
tadinya gw mau di cabut tapi kata dokternya ngk boleh di cabut soalnya bisa pendaraha........ditambah lagi dokternya juga bilang law sakit gigi terus dicabut bisa meninggal juga.....duh......ampun DJ lah...........gw belum nikah udah koid......mana gara2 gigi lagi.....duh jangan sampai kejadian deh............
mudahan aja sakit ini bisa diambil hikmah nya....(law ngerokok jagan lupa gosok gigi)
huhuuhuhuhuhuh........................
ni hari pertama jadinya blog gw
wah bagi gw ni hari paling berarti banget dalam sejarah hidup gw....karena telah jadinya blog gw yg ke 6 (lebay mode on)
hehhehe.............sebenarnya gw juga binggung....tujuan gw buat blog apa y?tapi udah terlanjur jadi...y udah LANJUTKAN (kaya selogan president kita "maaf y pak")
mungkin di hari pertama ini gw mau buat selamatan....tapi berhubungan angaran pendapatan n belanja dompet gw lagi anjlok (tertutup utang) hahhahha.....jadi acara selamatan ini di tunda....
mungkin nunggu gw udah ngadakan acara kawinan ntar baru peresmian blog gw....(sekalian...untuk menekan pengeluran yg tidak penting)......mungkin ucapan selamat datang nya sampai sini dulu...soalnya kyboard gw juga lagi masalah ni....tombol spacenya ngajak main kasar....jadi aktifitas nge-blog terganggu...hahhahahiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii
(u_u)
Langganan:
Postingan (Atom)